Artis Ibu Kota Tampil di Jogja Bay, Sudah ada Trio Macan dan Jenita Janet

Sejumlah artis ibu kota tampil pada Panggung Gembira Indosiar di Plaza Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Sabtu-Minggu (24-25/3/2018).

Acara yang berlangsung dua hari ini antara lain dimeriahkan Trio Macan, Jenita Janet, Rita Sugiarto, dan Dangdut Academy,

Sejumlah persiapan sudah digunakan panitia menjelang acara yang hendak menyedot perhatian kurang lebih 12.000 penonton Yogyakarta dan sekelilingnya .

“Acara ini hendak berlangsung seru sebab melibatkan warga Yogyakarta sebagai pengisi konten acara lokal Jogja,” terang Medha Zeli Elsita selaku Public Relation Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark.

Berdasarkan Medha, pertunjukan daerah yang ditampilkan di atas panggung di antaranya tarian, musik tradisional, kerajinan daerah, dan kuliner lokal.

Tidak hanya , pada Panggung Indosiar pun ditampilkan pemenang audisi Joget Tidak Tung Tuang dan Duet Bareng Fildan DA.

Audisi ini diselenggarakan di Jogja Bay pada 19 Maret kemudian.

“Panggung Indosiar ini dipandu host Indra Bekti, Upiak Isil, Farid Aja, dan Reza Bukan,” tutur Medha.

Keempat host ini hendak mengajak penonton mengikuti fun permainan dan tantangan secara bergantian.

Terlebih acara ini bersifat free dan terbuka untuk umum.

Penonton Event Panggung Gembira pun berkesempatan menemukan biaya spesial masuk Jogja Bay Waterpark, hanya Rp 50.000 per orang masuk sebelum jam 11 siang.

Pembelian tiket bisa langsung digunakan di loket Jogja Bay tanpa paling kecil batas dan syarat tertentu.

“Jogja Bay memberikan biaya berenang spesial dari biaya normal Rp 100.000 untuk macam tiket dewasa per orang di akhir pekan. Cukup datang dan membeli tiket sebelum jam 11 siang, pengunjung bisa memanfaatkan tiket lebih hemat ini seharian sepuasnya,” tutur dia.

Iklan

Blue Lagoon Serangan, Tempat Makan Oke Zaman Now

Menikmati makanan di rumah makan yang menyediakan spot foto yang instagramble, saat ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata kuliner bagi sebagian besar masyarakat di Denpasar. Bila itu kebutuhan Anda, Blue Lagoon Serangan adalah salah satu tempatnya.

Rumah makan ataupun restoran hingga coffee shop yang ada di Denpasar, rata-rata memiliki konsep yang tidak saja nyaman untuk bersantap, namun juga sebagai tempat nongkrong dengan spot foto yang cantik.

Salah satu restoran di Denpasar yang tidak saja menyajikan menu makanan enak, namun memiliki tempat untuk bersantai serta menyediakan spot foto yang cantik adalah Blue Lagoon Serangan yang berlokasi di Jalan Tukad Punggawa No 16 Serangan.

Operation Manager Blue Lagoon Serangan, Pande Dewi, mengatakan, Blue Lagoon Serangan menjadi salah satu spot wisata kuliner yang tidak saja menyediakan menu makanan enak, tapi juga menjadi salah satu restoran dengan fasilitas spot foto yang cantik.

Secara umum dikatakan Dewi, Blue Lagoon yang terletak di pinggir Pantai Serangan ini, merupakan restoran seafood yang mengambil konsep outdoor. Bangunannya sendiri terdiri dari dua lantai yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang terbuat dari kayu. “Lantai dua dari restoran ini menjadi spot favorit bagi pelanggan,” papar Dewi kepada Bali Express (Jawa Pos Group), kemarin.

Blue Lagoon memiliki spot foto yang cantik, karena lokasinya terletak tepat di pinggir Pantai Serangan. Bila berada di lantai dua, pengunjung tidak saja bisa menikmati angin pantai yang sejuk, tapi juga bisa mengambil foto dengan latar belakang laut Serangan.

Saat yang tepat untuk mengambil foto di restoran ini ketika sore hari, karena dengan suasana matahari terbenam mampu memberikan sentuhan warna-warna yang cantik pada permukaan air laut yang ada di sekitar restoran. Mengambil foto ketika menjelang malam juga sangat tepat, karena cahaya lampu dari kapal-kapal yang parkir di sekitar laut Serangan akan menjadi latar belakang yang colorful.

Dikatakan Dewi, Blue Lagoon menjadi salah satu restoran seafood dengan kualitas rasa yang berbeda. “ Seluruh makanan yang kami sajikan di Blue Lagoon adalah menu makanan seafood yang terbuat dari bahan baku segar yang kami dapatkan dari nelayan sekitar Pulau Serangan,” terangnya.

Karena pasokan bahan baku tergantung pada hasil tangkapan nelayan, maka untuk jenis menu seafood yang disediakan di Blue Lagoon sesuai dengan kondisi musim yang sedang berlangsung.

Blue Lagoon, lanjut Dewi, sengaja tidak mengambil bahan baku dari pasar ikan Kedonganan karena ingin menyajikan menu makanan segar, sehingga kualitas rasa makanan tetap terjaga. “Selain untuk menjaga kualitas rasa makanan, kami tidak mau mengambil bahan dari pasar ikan karena kami ingin menghidangkan makanan yang yang benar-benar dihasilkan oleh laut Serangan,” tegasnya.

Ada beberapa menu favorit di Blue Lagoon, di antaranya seafood bakar yang terdiri dari cumi bakar, ikan bakar, udang bakar, dan kerang bakar. Selain itu, Blue Lagoon juga memiliki satu menu khas lagi, yakni sate Gurita.

Sate Gurita ala Blue Lagoon.ini diracik bumbu kesuna cekuh. “Bumbu kesuna cekuh atau bawang putih dan kencur ini adalah salah menu andalan kami, yang juga menu khas Desa Serangan,” terangnya.

Sate Gurita memiliki rasa yang cukup khas, yakni perpaduan antara rasa gurih bumbu kesuna cekuh dan rasa manis dari daging Gurita. Selain itu, untuk cumi dan udang bakar juga menjadi menu favorit.

Dewi mengatakan, menu makanan di Blue Lagoon dibanderol dengan harga Rp 12 ribu per 100 gram. “Selain itu, kami juga memiliki menu paket dengan harga Rp 75 ribu per paket, sudah mendapatkan satu porsi nasi lengkap dengan ikan dan sayur plecing,” ungkapnya.

Selain menjadi tempat yang tepat untuk menyelenggarakan beragam aktivitas sosial. Mulai dari arisan, acara ulang tahun dan pertemuan keluarga besar.

Blue Lagoon memiliki tempat yang lapang dengan beragam fasilitas yang nyaman untuk aktivitas keluarga. “Untuk aktivitas keluarga, kami ada beberapa lokasi, di lantai bawah kami punya taman yang bisa digunakan untuk bermain oleh anak-anak. Sedangkan di lantai atas, kami punya spot foto yang cantik,” ungkapnya.

Untuk aktivitas sosial ini, Dewi mengatakan, selain menyediakan tempat, pihaknya juga menyediakan menu paket untuk pelanggan yang ingin menyelenggarakan aktivitas sosial. Jika pelanggan ingin menu non paket, juga bisa disediakan oleh pihak Blue Lagoon.

Lumpang yang Ditemukan di Dasar Sungai Desa Wisata Grogol Diperkirakan Berusia Ratusan Tahun

Sebuah lumpang yang diduga barang kuno berusia ratusan tahun ditemukan warga di aliran sungai Desa Wisata Grogol, tepatnya di lokasi outbond, Seyegan, Sleman, Jumat (17/3/2017) sore.

Untuk diketahui, lumpang adalah alat tradisional untuk menumbuk padi di zaman dahulu.

Lumpang ini ditemukan ketika Harsono (60), seorang pemandu outbond desa Wisata Grogol mengaku sering tersandung oleh sejenis batu misterius setiap kali menyusuri sungai.

“Saya sering banget tersandung, disitu, awalnya saya tidak curiga, tahunya hanya batu biasa saja,” ucap Harsono.

Karena terlalu sering tersandung di area tersebut, akhirnya Harsono berinisiatif untuk menggali batu itu sendiri dan memindahkannya agar tidak mengenai orang lain.

Setelah digali, batu yang kerap menyandung kakinya itu ternyata berbentuk lumpang.

Ia baru mengetahui fakta tersebut pada hari Rabu (14/3/2017) lalu, dan baru bisa dipindahkan pada Jumat (17/3/2017) hari ini.

Lumpang yang berdiameter kurang lebih satu meter itu terkubur sedalam 1,5 meter di dasar sungai.